Skip to main content

Ribuan Aliansi Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Provinsi Bengkulu

Demo Ribuan Aliansi Mahasiswa

Uselnews.com, Bengkulu - Gabungan Mahasiswa Bengkulu dari berbagai Universitas sekira pukul 13.00 WIB, sampai di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu untuk gelar aksi demo. Dalam aksi demo tersebut mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.

Dalam orasinya para mahasiswa mulai menyanyikan lagu pergerakan dan menyampaikan sejumlah tuntutan.

"Kami mahasiswa menyatakan masi tidak percaya kepada DPRD dan juga tuntutan kami melalui demontrasi ini sudah sejak 2019 tidak ada yang terpenuhi" ujar salah satu orator, Senin (11/04/2022).

Alianisi mahasiswa berharap tuntutan hari ini bisa di akomodir anggota DPRD, agar berpihak kepada rakyat bukan kepada elit pejabat.

Berikut sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh aliansi mahasiswa dalam aksi demo :

1. Mununtut MPR RI untuk tidak mengamandemen konstitusi mengenai jabatan presiden.
2. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu untuk mendesak presiden RI agar menyatakan sikap menolak wacana penundaan pemilu 2024 atau penambahan masa jabatan 3 periode secara tegas dan kongkrit.
3. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu mencabut SK Gubernur No.324 2020 yang berimplikasi pajak bahan bakar kendaraan bermotor menjadi 10%
4. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu mendesak Polda Bengkulu untuk menindak tegas tiap-tiap oknum yang menimbun BBM subsidi.
5. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu untuk mendesak Pemerintah Pusat menstabilkan bahan pokok dan menjamin ketersediaanya.
6. Menuntut DPRD Provinsi Bengkulu untuk mendesak Pemerintah Pusat dan Daerah menyelesaikan Konflik Agraria di Provinsi Bengkulu.

Melihat aksi demo,sejumlah perwakilan anggota DPRD Provinsi Bengkulu menemui dan mendengarkan aspirasi tuntutan aksi dari mahasiswa.

"Kami merasa bangga demo pada hari ini berjalan lancar,aman, dan kondusif. Dan kita berharap situasi seperti ini sampai penghujung demo nanti dan adik-adin kembali dalam keadaan baik dan selamat", ucap anggota DPRD Usin Abdisyah.

Dalam demo tersebut mahasiswa juga meminta kepada 1/2 atau lebih anggota DPRD dari berbagai fraksi untuk menandatangani surat tuntunan.

(Pewarta : Indra Dwi Saputra)