Uselnews.com, Kota Bengkulu - Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam menata kawasan Pasar Panorama mendapat respon positif dari para pedagang. Penataan yang menyasar para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan ini dinilai memberikan dampak baik bagi ketertiban dan kenyamanan, baik bagi pedagang di dalam pasar maupun pembeli.
Beni, salah seorang pedagang di Pasar Panorama, menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah tersebut.
Menurutnya, selama ini keberadaan pedagang di luar area pasar membuat kondisi menjadi semrawut dan menghambat akses pembeli untuk masuk ke bagian dalam pasar.
"Penataannya bagus ya, semua masyarakat pasti mendukung. Meskipun sekarang masih dalam proses dan belum sepenuhnya kondusif, harapannya ke depan bisa ditingkatkan lagi," ujar Beni saat ditemui di tokonya, Senin (23/02).
Beni menambahkan bahwa tantangan terbesar selama ini adalah sulitnya mengajak pedagang di luar untuk masuk ke dalam area pasar yang telah disediakan.
Hal ini mengakibatkan ketimpangan, di mana pembeli cenderung hanya berbelanja di luar karena kepraktisan, sehingga pedagang di dalam pasar merasa dirugikan.
Lebih lanjut, Beni menyampaikan pesan khusus kepada Pemerintah Kota Bengkulu, terutama kepada Walikota Bengkulu, Bapak Dedy Wahyudi. la berharap agar penertiban ini tidak bersifat sementara.
"Harapannya, setelah ditata dan pedagang masuk ke dalam, pemerintah jangan lepas tangan. Petugas seperti Satpol PP harus terus mengontrol secara rutin. Jangan sampai setelah beberapa hari, pedagang kembali lagi berjualan di luar," tegasnya.
Menurut Beni, jika seluruh pedagang tertib berjualan di dalam pasar, kondisi akan jauh lebih menguntungkan bagi semua pihak. Pembeli akan merasa lebih aman dan nyaman karena terlindung dari panas dan hujan, serta arus lalu lintas di sekitar pasar menjadi lebih lancar.
"Kalau di dalam kan lebih aman, tidak kepanasan, tidak kehujanan. Pedagang yang sudah di dalam pasti mendukung penuh kebijakan ini demi kebaikan bersama," tutup Beni. (**)