Skip to main content

Bupati Blitar Buka Acara Workshop Literasi Digital Pembangunan Desa Cerdas

Bupati Blitar Rini Syarifah Hadiri Seminar dan Workshop Literasi Digital Pembangunan Desa berbasis Digital Pembangunan Desa Cerdas

Uselnews.com, Kabupaten Blitar - Dalam rangka pemberdayaan dan pemanfaatan platform digital, Rini Syarifah, Bupati Blitar membuka workshop dan seminar.

Acara yang digelar di Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro ini diikuti oleh banyak warga.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Sekretaris Daerah, Kominfo, Forkopimcam dan beberapa tokoh yang lain.

Acara yang digelar pada Rabu, 8 Mei 2024 itu mengambil tema “Literasi Digital dalam pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Transformasi Pemanfaatan Platfrom Digital 2024”.

Bupati Blitar dalam sambutanya mengatakan, jika menghadiri kegiatan Seminar Nasional Dan Workshop harapannya kedepan kegiatan ini bermanfaat dan membawa barokah bagi kita semua.

“UU Desa telah memberikan mandat kepada pemerintah desa untuk melakukan pembangunan desa secara mandiri. Sehingga desa adalah masa depan. Desa yang cerdas adalah desa yang mengikuti perkembangan zaman dan mampu mandiri namun tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong-royong dan spritualisme yang menjadi kekuatan nilai lokal,” ujarnya.

Bupati Blitar menyatakan bahwa di masa depan, desa akan menjadi tempat bagi masyarakat yang terhubung secara teknologi namun tidak terpusat. 

Salah satu konsep pengembangan desa yang sesuai untuk saat ini adalah Desa Cerdas, yang menggunakan teknologi untuk pelayanan publik, infrastruktur, dan pengembangan wilayah.

Desa Cerdas bertujuan untuk melakukan transformasi desa melalui teknologi digital, memanfaatkan ruang digital secara berkelanjutan, dan mengintegrasikan data untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa.

Dalam pembangunan desa cerdas, tiga aspek penting yang harus dipertimbangkan adalah kebijakan, potensi serta permasalahan yang dihadapi, dan prioritas. Ini sejalan dengan Permendes Nomor 7 Tahun 2021 yang mengutamakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di desa. 

SDGs Desa merupakan upaya terpadu untuk mencapai desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, pertumbuhan ekonomi yang merata, perhatian terhadap kesehatan dan lingkungan, serta peningkatan pendidikan dan kesetaraan gender.

Pembangunan Desa Cerdas harus dimulai dengan meninjau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) dan melibatkan stakeholder serta membangun jejaring kemitraan. 

Desa Sawentar adalah salah satu contoh desa cerdas yang telah berhasil melaksanakan kegiatan ini dengan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, relawan teknologi informasi dan komunikasi, serta lembaga pendidikan.

Pengembangan desa cerdas di Desa Sawentar mencakup pemberdayaan sektor pertanian, perikanan, dan industri kecil menengah (IKM/UMKM), serta pembangunan lingkungan cerdas berbasis teknologi digital. Hal ini penting untuk mempertahankan ketahanan pangan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, dan mengatasi isu perubahan iklim dengan membangun lingkungan yang ramah dan berkelanjutan.

Salah satu aspek kunci dalam pembangunan desa cerdas adalah pemutakhiran data mikro di desa, terutama yang terkait dengan SDGs Desa. Desa Sawentar telah memulai upaya ini dengan membangun aplikasi database SITAKRO.COM bersama relawan teknologi informasi dan komunikasi Kabupaten Blitar. Dengan memiliki data yang akurat dan terkini, diharapkan pembangunan desa dapat berjalan secara efektif dan efisien.

                                       Penulis : Haniv Avivu Rohman