Skip to main content

Bupati Rini bersama Baznas Blitar Tasyarufkan bagi Pelaku UMKM

Bupati Blitar Rini Syarifah bersama Baznas Kabupaten Blitar Tasyarufkan ke Pelaku UMKM

Uselnews.com, Blitar - Bupati Blitar Rini Syarifah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blitar melakukan pentasyarufan kepada pelaku UMKM Kabupaten Blitar, Jumat (5/5/2023), di Pendopo Hadi Ronggo Negoro.

Hadir dalam acara Pentasyarufan pelaku UMKM, Sekda, Asisten, Staf Ahli, OPD, Pendamping UMKM, Pengiat UMKM dan Undangan.

Bupati Blitar Rini mengatakan, berhubung masih bulan Syawal, ia menyampaikan minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir batin kepada semua yang hadir.

Semoga di bulan yang penuh ampunan ini, lanjut Rini, semua kembali fitrah, lebih bijak dan tentunya lebih semangat lagi dalam menghasilkan karya, produk unggulan, namun saya ingatkan, kita semua harus bersyukur atas karunia dari Tuhan Yang Maha Esa karena dengan ridhonya, kiranya masih diberi kesempatan untuk bersilahturahmi dalam keadaan sehat wal'afiat.

“Ini nikmat yang luar biasa, yang benar-benar kita syukuri dan sebagai seorang muslim, sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW yang syafa'atnya kita nantikan hingga yaumil akhir,” tuturnya.

Masa pandemi Covid-19 yang melanda dunia, yang yang imbasnya kita rasakan bersama telah mampu kita lewati, saatnya bangkit untuk menata kembali berbagi sektor kehidupan, termasuk bidang ekonomi, salah satunya adalah menguatkan pelaku UMKM agar terus eksis berproduksi.

Bersaing agar produk diterima oleh pasar, bukan saja lokal, namun harus level internasional, sehingga pada kesempatan ini, negara hadir salah satunya dengan pentasyarufan kepada pelaku UMKM.

“Mudah mudahan bantuan ini menjadi support bagi panjenengan untuk terus menghasilkan produk yang lebih berkualitas, karena persaingan semakin ketat, sehingga trobosan dan inovasi inovasi harus terus dikembangkan, jangan segan berimprovisasi, jangan lelah dan putus asa, karena perangkat daerah terkait juga akan melakukan pendampingan, misalnya melakukan kegiatan pelatihan, karena kegiatan ini wujud dari keberpihakan pemerintah kepada pelaku UMKM,” jelasnya.

Diketahui bersama bahwa jumlah usaha mikro di Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Tahun 2021 sejumlah 31.059 usaha mikro dan tahun 2022 mencapai 31.475 usaha mikro.

"Ini artinya ada tren kenaikan yang positif, yang perlu dukungan semua pihak, untuk dinas terkait sekali lagi tolong kawal terus mulai perijinan sampai pemasaran," ungkapnya.

“Dan yang pasti bapak ibu pemasaran harus sudah memanfaatkan platfrom digital, bahkan kami sudah memberikan ruang untuk UMKM agar masuk dalam e-Katalog, hal ini juga sebagai tindak lanjut dari seruan Presiden Ribuplik Indonesia, Joko Widodo bahwa minimal 40 persen belanja pemerintah pusat dan Daerah, serta belanja barang dan modal badan usaha milik negara (BUMN) ,ini juga sebagai wujud cinta kita terhadap produk dalam Negeri,” pungkasnya.

 

Kontributor : Haniv Avivu Rohman