Skip to main content

Launching Warung Bersih Narkoba, Wabup Rahmat : Kita Terus Berjuang Cegah Penyalahgunaan Narkotika

Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso (tengah) Launching Warung Bersinar

Uselnews.com, Blitar - Wakil Bupati (Wabup) Blitar Rahmat Santoso mengatakan pihaknya bersama kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar dan semua pihak akan terus bergerak berjuang mencegah penyalahgunaan narkoba dan  psikotropika (Narkotika) di Kabupaten Blitar. 

Menyusul program Warung Bersinar (Bersih Narkoba) yang ia launching di Pendopo Hand Asta Sih, Srengat, Senin (27/02/2023) bersama Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, Kepala BNN Kabupaten Blitar Bagus Hari Cahyono, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Eri Pudyanto, Kepala Kantor Imigrasi Blitar dan jajaran lembaga terkait ini, Rahmat Santoso optimis pencegahan kasus penyalahgunaan narkoba bisa ditekan. 

"Sehingga sekali lagi, kita perlu kerja keras, kerja bersama memerangi narkoba. Narkoba mengancam eksistensi serta kedaulatan bangsa dan negara di masa mendatang. Karena narkoba sudah menyasar diberbagai kalangan baik usia, status sosial ekonomi baik di desa maupun kota," katanya. 

"Mari melalui warung 'Bersinar' ini, kita menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan melalui koordinasi dan kerja sama aktif lintas lembaga dalam memerangi penyelundupan, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba," sambung Wabup Rahmat. 

Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Blitar Kota beserta seluruh pihak termasuk BNN Kabupaten Blitar yang sampai saat ini telah bekerja keras memerangi narkoba.

Mengingat, semua pihak harus kompak perang melawan narkoba. Pemerintah Kabupaten Blitar, juga sangat mendukung dengan program Warung Bersinar (BERSIH NARKOBA) itu.

Berdasarkan data dari BNN Kabupaten Blitar, lanjut dia, tahun 2022 jumlah klien rehabilitasi rawat jalan BNN Kabupaten Blitar sebanyak 23 orang, masing-masing laki-laki 22 orang dan 1 orang perempuan. Hal ini ada kenaikan dari Tahun 2021 dimana ada 20 klien dengan rincian laki-laki 18 orang dan perempian 2 orang. 

"Ini artinya, kita harus terus kerja keras melakukan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba. Ini sekaligus wujud komitmen kita bersama, bahwa Kabupaten Blitar harus sehat tanpa narkoba," tegas wakil bupati yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur ini. (Suliani/Adv/Kmf)