Skip to main content

Pemprov Bengkulu Tegaskan SPMB 2026/2027 Bebas Suap dan Gratifikasi, Komitmen Bersama Resmi Ditandatangani

Pemprov Bengkulu Tegaskan SPMB 2026/2027 Bebas Suap dan Gratifikasi /Foto: MC

Uselnews.com, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang ramah, adil, transparan, objektif, dan bebas dari segala bentuk kecurangan. Komitmen tersebut ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang menekankan pentingnya penyelenggaraan SPMB secara profesional, akuntabel, serta berintegritas demi menjamin hak setiap calon murid untuk memperoleh akses pendidikan yang setara.

Dalam sambutannya, Herwan menegaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam proses penerimaan peserta didik baru harus berpegang teguh pada aturan yang berlaku dan menghindari segala bentuk praktik yang dapat mencederai prinsip keadilan.

“Komitmen ini tidak hanya sebatas penandatanganan seremonial, tetapi harus benar-benar dikawal dan diimplementasikan di lapangan. Tidak boleh ada praktik suap, gratifikasi, maupun bentuk penyimpangan lainnya dalam seluruh tahapan pelaksanaan SPMB, baik di SMA, SMK maupun SLB,” tegas Herwan.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan murid baru. Karena itu, seluruh proses harus dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menyampaikan harapannya agar seluruh tahapan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan, panitia pelaksana, serta para pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga integritas dan mendukung suksesnya pelaksanaan SPMB di Provinsi Bengkulu.

“Melalui komitmen bersama ini, kami berharap pelaksanaan SPMB dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon murid, serta memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam proses penerimaan peserta didik baru,” ujar Zulhendri.

Dengan adanya komitmen bersama tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 akan berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon murid untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan tata kelola pendidikan yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.